Mantan Technical Director Rockstar Mengkritik Kualitas GTA 4

Perbandingan dunia realistis di GTA 4 dan dunia kartun di GTA 5
Perbandingan atmosfer antara GTA 4 dan GTA 5, yang memperlihatkan perbedaan besar dalam gaya visual dan gameplay.
Spread the love

Portal Dunia Esports – Obbe Vermeji, mantan Technical Director di Rockstar, baru-baru ini memberikan kritik terhadap GTA 4 yang cukup mengejutkan. Ia mengungkapkan bahwa game tersebut terlalu realistis dan tidak memberikan keseruan yang seharusnya ada dalam sebuah game sandbox seperti GTA 3. Obbe menganggap GTA 4 terlalu membatasi kebebasan pemain meskipun menawarkan grafis yang lebih canggih, berbeda dengan prekuelnya.1

Kritik GTA 4 oleh Obbe Vermeji

Obbe Vermeji, mantan Technical Director Rockstar, mengungkapkan bahwa ia tidak puas dengan kualitas GTA 4. Salah satu kritik GTA 4 yang ia sampaikan adalah bahwa game ini terlalu realistis, yang membuat gameplay terasa kaku dan kurang seru. Meskipun GTA 4 memiliki grafis yang lebih baik, kritik terhadap GTA 4 muncul karena kurangnya kebebasan yang sebelumnya ada di GTA 3.

Obbe memberikan contoh mengenai misi dalam GTA 4 yang cenderung terbatas. Dalam beberapa misi, pemain hanya memiliki empat cara berbeda untuk menyelesaikannya, seperti menghancurkan sebuah tempat atau mengikuti kendaraan dengan batasan waktu. Bagi Obbe, variasi yang terlalu sedikit dalam penyelesaian misi membuat pengalaman bermain terasa monoton. Berbeda dengan GTA 3, yang menawarkan misi-misi yang lebih kreatif dan beragam.

Perbandingan dengan GTA 5?

Obbe tidak hanya mengkritik GTA 4, tetapi ia juga memberikan pandangannya mengenai GTA 5. Ia menganggap GTA 5 jauh lebih baik dari segi gameplay dan kualitas misi. Kritik GTA 4 menunjukkan bahwa penerapan realisme justru mengurangi kebebasan yang menjadi ciri khas seri Grand Theft Auto. Dalam GTA 5, karakter-karakter dan variasi misinya lebih menarik dan memberikan pengalaman yang lebih dinamis.

Salah satu hal yang membuat GTA 5 lebih menarik bagi Obbe adalah variasi misi yang lebih beragam dan menyenangkan. GTA 5 merancang misi-misi dengan lebih kreatif, memberi pemain kebebasan lebih untuk menikmati pengalaman sandbox yang sesungguhnya. Sebaliknya, GTA 4 terasa sangat terfokus pada elemen-elemen realistis, yang membuatnya terasa lebih kaku dan tidak semenarik GTA 5.

Mengapa Kritik GTA 4 Penting

Obbe menyebutkan bahwa meskipun GTA 4 menawarkan grafis yang lebih realistis, ia merasa dunia dalam game tersebut terasa sempit dan tidak memberikan kebebasan yang cukup bagi pemain. Sementara itu, GTA 5 berhasil menciptakan pengalaman lebih bebas dan seru. Kritik ini membuka diskusi tentang pentingnya keseimbangan antara realisme dan kebebasan dalam sebuah game.

GTA 5 berhasil menggabungkan elemen-elemen yang lebih bebas dan kreatif tanpa harus mengorbankan kualitas visual. Hal ini menjadi pembelajaran penting bahwa dalam genre open-world, realisme yang berlebihan bisa membuat permainan terasa terbatas dan kurang seru, sementara kebebasan yang lebih banyak justru memperkaya pengalaman pemain.

Kesimpulan

Obbe Vermeji, mantan Technical Director Rockstar, mengkritik GTA 4 karena terlalu realistis dan kurang memberikan kebebasan serta variasi dalam gameplay. Menurutnya, GTA 5 lebih berhasil dalam menciptakan pengalaman yang lebih menyenangkan dan dinamis. Kritik ini menunjukkan bahwa dalam game open-world, keseimbangan antara realisme dan kebebasan sangat penting untuk menjaga keseruan dan kreativitas pemain.

Baca juga : https://www.esport-asian.com/arc-raiders-terbesar/