Sequel Batman Arkham Shadow Terancam Batal Akibat PHK Meta

Sequel Batman Arkham Shadow VR
Batman Arkham Shadow menghadirkan pengalaman VR yang imersif.
Spread the love

Portal Dunia Esports – Sequel Batman Arkham Shadow kini berada dalam situasi tidak pasti. Proyek ini terseret dampak pemutusan hubungan kerja besar-besaran yang Meta lakukan di divisi Reality Labs. Kondisi tersebut memicu spekulasi kuat mengenai masa depan game VR lanjutan dari semesta Batman Arkham.1

PHK Meta dan Sequel Batman Arkham Shadow

Meta baru saja memangkas sekitar 10 persen tenaga kerja di Reality Labs. Divisi ini menaungi berbagai proyek hardware dan pengembangan konten realitas virtual. Langkah tersebut langsung berdampak pada beberapa studio game internal.

Twisted Pixel dan Sanzaru Games menjadi dua studio yang berhenti beroperasi. Kondisi ini memicu kekhawatiran soal kelanjutan proyek game yang masih berjalan, termasuk sekuel Batman Arkham Shadow.

Sequel Batman Arkham Shadow dalam Sorotan

Laporan Internal dari Mantan Pengembang

Laporan Aftermath mengungkap informasi dari mantan pengembang Meta. Ia menyebut hanya sedikit staf yang tersisa dan fokus pada pengembangan pengalaman pengguna hardware baru. Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa pengembangan game bukan lagi prioritas utama.

Situasi ini membuat kelanjutan proyek berada di zona abu-abu. Tanpa tim yang solid, pengembangan game sebesar ini sulit berjalan normal.

Peran Sanzaru Games yang Terhenti

Informasi dari petinggi studio mengungkap fakta penting. Sequel Batman Arkham ternyata berada di bawah tanggung jawab Sanzaru Games. Studio ini sebelumnya menangani proyek VR dan berada di bawah Reality Labs.

Meta menutup Sanzaru Games dalam gelombang PHK terbaru. Penutupan ini menjadi faktor krusial yang memperbesar kemungkinan proyek terhenti di tengah jalan.

Posisi Camouflaj dan Sikap Meta

Meta mengonfirmasi bahwa PHK juga berdampak pada Camouflaj. Studio ini mengembangkan Batman Arkham Shadow pertama. Namun, Meta memastikan Camouflaj masih beroperasi.

Meski begitu, Meta tidak memberikan kejelasan mengenai status Sequel Batman Arkham Shadow. Camouflaj dan Meta memilih diam soal kelanjutan proyek tersebut. Sikap ini membuat ketidakpastian semakin terasa.

Sinyal Awal Pengembangan Sequel

Pernyataan Pengisi Suara Commissioner Gordon

Sequel Batman Arkham sempat menerima sinyal positif. Pengisi suara Commissioner Gordon pernah menyebut rencana pengembangan lanjutan dalam sebuah wawancara. Ucapan ini memberi harapan bagi penggemar VR Batman.

Pernyataan tersebut memang tidak bersifat resmi. Namun, fans menafsirkannya sebagai konfirmasi awal bahwa proyek sudah masuk tahap perencanaan.

Antusiasme Fans dan Tantangan VR

Batman Arkham Shadow berhasil menarik perhatian karena fokus VR. Game ini menawarkan pengalaman imersif yang berbeda dari seri Arkham sebelumnya. Keberhasilan ini membuat ekspektasi terhadap sekuelnya cukup tinggi.

Namun, pengembangan game VR membutuhkan biaya besar dan tim khusus. PHK Meta membuat tantangan tersebut semakin berat.

Analisis Masa Depan Sequel Batman Arkham Shadow

PHK besar sering memaksa perusahaan meninjau ulang prioritas. Meta kini tampak mengalihkan fokus ke efisiensi dan pengembangan hardware inti. Proyek game berisiko menjadi korban strategi tersebut.

Tanpa pernyataan resmi, Sequel Batman Arkham Shadow masih berstatus abu-abu. Proyek ini bisa saja tertunda lama atau benar-benar dihentikan.

Kesimpulan

PHK Meta di Reality Labs membuat kelanjutan proyek ini masuk fase tidak pasti. Penutupan Sanzaru Games ikut memicu spekulasi soal pembatalan. Sampai sekarang, Meta belum memberi kepastian resmi terkait nasib sekuelnya.